Berikut tulisan seorang netizen yang menjadi viral di sosial media facebook isinya singkat tapi tajam, seperti ini tulisanya
Jangan beraninya hanya dengan yang kelas TERI, yang Kelas KAKAP kalian diam bak di telan bumi .
#MediaSampahZamanNow
Selasa 30 Januari 2018, 16:42 WIB Dari Detik.com Memberi Judul Polri Terbitkan Red Notice Honggo ke 193 Negara Anggota Interpol
Polri telah menerbitkan edaran Daftar Pencarian Orang (DPO) tersangka kasus dugaan korupsi kondensat Honggo Wendratno. Red notice Hongga juga telah diterbitkan untuk 193 negara anggota Interpol.
"Disebar 193 Negara anggota Interpol, disebut dengan red notice yaitu meminta bantuan untuk menangkap dan memulangkan tersangka ke negara ini," jelas Kadiv Humas Irjen Setyo Wasisto di Lapangan Tembak Senayan, Selasa (30/1/2018).
Informasi terakhir yang diterima Setyo, Honggo masih belum ditemukan baik secara fisik atau dokumen-dokumen pendukung bahwa Honggo berada di Singapura atau tidak.
"Belum ada, padahal kita sudah koordinasi dengan otoritas Singapura sendiri baik dari Kepolisian, Imigrasi Otoritas Bandara kan sendiri di Changi maupun di perlintasan Imigrasi melalui kapal belum ada," imbuh Setyo.
DPO Honggo diterbitkan dengan Nomor B/04/1/2018/Dit Tipideksus pada Jumat (26/1). Berkas DPO ditandatangani Wadir Tipideksus Bareskrim Polri Kombes Daniel Tahi Monang Silitonga.
Honggo menghilang saat polisi hendak menyerahkan dia beserta dua tersangka kasus korupsi kondensat lainnya ke Kejaksaan Agung. Dia tak kunjung datang ke Bareskrim meski sudah tiga kali dilayangkan surat panggilan untuk pelimpahan perkara tahap II.
Dalam kasus ini, Honggo dan tersangka lainnya dijerat Pasal 2 atau Pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31/1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Sumber https://news.detik.com/berita/d-3841357/polri-terbitkan-red-notice-honggo-ke-193-negara-anggota-interpol
Dari tribunnews.com dengan judul Honggo Wendratmo Minta Diperiksa Bareskrim di Singapura di publikasikan Senin, 29 Juni 2015 silam
Pihak HW (Honggo Wendratmo), tersangka dugaan penjualan Kondensat mengaku siap diperiksa penyidik Bareskrim Polri di Singapura.
"Pada prinsipnya pengacaranya sudah oke, HW sendiri juga mau memberikan keterangannya," ujar Kabareskrim Komjen Budi Waseso, Senin (29/6/2015) di Mabes Polri.
Meskipun pihak Honggo sudah siap diperiksa, namun Budi Waseso mengaku dirinya masih perlu melakukan koordinasi dengan Kedubes Indonesia disana.
"Kami masih nego dengan pemerintah Singapura, karena disana ada aturan khusus. Sampai hari ini belum ada keputusan, masih dinego-nego," tutur Budi Waseso.
Untuk diketahui, pemeriksaan pada HW merupakan pemeriksaan perdananya sebagai tersangka. Pasalnya sudah dua kali panggilan HW mangkir dan beralaskan sakit serta di rawat di Singapura.
Hingga akhirnya pihak penyidik memenuhi permintaan HW untuk jemput bola memeriksa HW di Singapura karena HW akan menjalani operasi jantung.
Sementara pemeriksaan pada dua tersangka lainnya yaitu mantan Deputi Finansial Ekonomi dan Pemasaran BP Migas Djoko Harsono (DH) dan mantan Kepala BP Migas Raden Priyono (RP) sudah dilakukan.
Tidak hanya itu kediaman keduanya baik di Jakarta Selatan serta di Jakarta Pusat juga telah digeledah oleh penyidik untuk menemukan bukti dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang.
Demikinalah Postingan Artikel Gambar Meme ini Menjadi Viral, Tamparan Keras Untuk Media Indonesia
~KEJAHATAN LUAR BIASA MEDIA INDIONESIA ~
Ada yang janggal dengan pemberitaan kasus-kasus korupsi di tanah air, dan Tersangkanya adalah MEDIA TELEVISI ,
Saran untuk media TELEVISI , Jangan di beda-bedakan sebuah kasus, janganlah standar Ganda, Blow-up saja semua koruptor. Tanpa pandang siapa TERSANGKANYA .Jangan beraninya hanya dengan yang kelas TERI, yang Kelas KAKAP kalian diam bak di telan bumi .
#MediaSampahZamanNow
Honggo Wendratno Koruptor Rezim Jaman Now, Polisi Sebar Foto Profil Karena Kehilangan Jejak
Selasa 30 Januari 2018, 16:42 WIB Dari Detik.com Memberi Judul Polri Terbitkan Red Notice Honggo ke 193 Negara Anggota Interpol
Polri telah menerbitkan edaran Daftar Pencarian Orang (DPO) tersangka kasus dugaan korupsi kondensat Honggo Wendratno. Red notice Hongga juga telah diterbitkan untuk 193 negara anggota Interpol.
"Disebar 193 Negara anggota Interpol, disebut dengan red notice yaitu meminta bantuan untuk menangkap dan memulangkan tersangka ke negara ini," jelas Kadiv Humas Irjen Setyo Wasisto di Lapangan Tembak Senayan, Selasa (30/1/2018).
Informasi terakhir yang diterima Setyo, Honggo masih belum ditemukan baik secara fisik atau dokumen-dokumen pendukung bahwa Honggo berada di Singapura atau tidak.
"Belum ada, padahal kita sudah koordinasi dengan otoritas Singapura sendiri baik dari Kepolisian, Imigrasi Otoritas Bandara kan sendiri di Changi maupun di perlintasan Imigrasi melalui kapal belum ada," imbuh Setyo.
DPO Honggo diterbitkan dengan Nomor B/04/1/2018/Dit Tipideksus pada Jumat (26/1). Berkas DPO ditandatangani Wadir Tipideksus Bareskrim Polri Kombes Daniel Tahi Monang Silitonga.
Honggo menghilang saat polisi hendak menyerahkan dia beserta dua tersangka kasus korupsi kondensat lainnya ke Kejaksaan Agung. Dia tak kunjung datang ke Bareskrim meski sudah tiga kali dilayangkan surat panggilan untuk pelimpahan perkara tahap II.
Dalam kasus ini, Honggo dan tersangka lainnya dijerat Pasal 2 atau Pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31/1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Sumber https://news.detik.com/berita/d-3841357/polri-terbitkan-red-notice-honggo-ke-193-negara-anggota-interpol
Dari tribunnews.com dengan judul Honggo Wendratmo Minta Diperiksa Bareskrim di Singapura di publikasikan Senin, 29 Juni 2015 silam
Pihak HW (Honggo Wendratmo), tersangka dugaan penjualan Kondensat mengaku siap diperiksa penyidik Bareskrim Polri di Singapura.
"Pada prinsipnya pengacaranya sudah oke, HW sendiri juga mau memberikan keterangannya," ujar Kabareskrim Komjen Budi Waseso, Senin (29/6/2015) di Mabes Polri.
Meskipun pihak Honggo sudah siap diperiksa, namun Budi Waseso mengaku dirinya masih perlu melakukan koordinasi dengan Kedubes Indonesia disana.
"Kami masih nego dengan pemerintah Singapura, karena disana ada aturan khusus. Sampai hari ini belum ada keputusan, masih dinego-nego," tutur Budi Waseso.
Untuk diketahui, pemeriksaan pada HW merupakan pemeriksaan perdananya sebagai tersangka. Pasalnya sudah dua kali panggilan HW mangkir dan beralaskan sakit serta di rawat di Singapura.
Hingga akhirnya pihak penyidik memenuhi permintaan HW untuk jemput bola memeriksa HW di Singapura karena HW akan menjalani operasi jantung.
Sementara pemeriksaan pada dua tersangka lainnya yaitu mantan Deputi Finansial Ekonomi dan Pemasaran BP Migas Djoko Harsono (DH) dan mantan Kepala BP Migas Raden Priyono (RP) sudah dilakukan.
Tidak hanya itu kediaman keduanya baik di Jakarta Selatan serta di Jakarta Pusat juga telah digeledah oleh penyidik untuk menemukan bukti dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang.
Demikinalah Postingan Artikel Gambar Meme ini Menjadi Viral, Tamparan Keras Untuk Media Indonesia
https://foto-viral.blogspot.com Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang memberi teladan kepada masyarakat yang dipimpinnya. Namun, ulah Wakil Bupati Tolitoli Rahman Hi Budding yang nyaris menonjok Bupati Saleh Bantilan tidak patut dicontoh. Insiden yang melibatkan kedua pemimpin Tolitoli itu terjadi Rizal Handayani (30), warga Sempaja Utara, Samarinda, Kalimantan Timur, dibekuk polisi. Dia diduga memukuli istrinya hanya karena kesal ditanya penghasilan sebagai sopir. Rizal akhirnya ditangkap Minggu (28/1), setelah dilaporkan istrinya, Wulan Febriyanti (23). Kejadian bermula Gambar kisah untuk tonjok dari Makassar Terkini (Siaran Pers) (Blog) Lihat pegang HP, suami tonjok istri hingga bibir dower menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh suaminya sendiri AR (23) di jalan Laiya, Kecamatan Bontoala, Makassar, Jumat Februari 2018. Korban Rina dianiaya dengan cara bagian mukanya ditinju oleh suami. Ia ditinju hanya perseolan Foto Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya ramai diperbincangkan di media sosial. Foto itu menunjukkan Iti sedang memanjat pohon durian.(dok. Humas Pemkab Lebak) (). Dia mengaku, aksi tersebut spontan saja. Dia mengaku memetik dua buah durian.
"Tiba-tiba ingin manjat aja saat melihat pohon durian. Viral, Aksi Tomboy Bupati Lebak Panjat Pohon Durian Liputan6.com-7 jam yang lalu Viral Aksi Bupati Lebak Iti Octavia Panjat Pohon Durian Foto Bupati Lebak Panjat Pohon Durian Viral, Ternyata Ada Cerita Ini Aksi-Aksi Bupati Lebak yang Viral di Media Sosial Setelah fenomena langka gerhana bulan dan supermoon, esoknya banyak bertebaran foto dan video gerhana bulan di media sosial, salah satunya ada yang viral. Ada satu video gerhana bulan yang menyita banyak perhatian netizen. Video itu tak hanya menunjukkan keindahan
Viral Foto Jokowi Jadi Makmum Shalat di Afghanistan, Ini Foto tersebut memperlihatkan Jokowi bersama Presiden Afghanistan Ashraf Ghani berada di saf makmum pertama. Adalah Ahmad Fawad Lami, penyiar TV VOA Afghanistan, yang pertama kali membagikan foto tersebut ke akun Twitter-nya, @fawadlameh. Foto itu lantas banyak dipertanyakan warganet. Penjelasan Jokowi, Fotonya Jadi Makmum di Afghanistan Viral Ia terpaksa diamankan oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) saat Presiden Joko Widodo menghadiri acara Dies Natalis ke-68 UI di Balairiung, Depok, Jumat (2/2/2018). Dikutip dari Kompas.com, staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi Saptopribowo membenarkan peristiwa Ia mengedit wajahnya sendiri ke foto-foto kami dan mengaku kepada 42 ribu followers-nya bahwa itu adalah gambar dirinya yang sedang menikmati gaya hidup kelas satu. Cek deh beberapa karya terbaiknya di sini, terima kasih
"Tiba-tiba ingin manjat aja saat melihat pohon durian. Viral, Aksi Tomboy Bupati Lebak Panjat Pohon Durian Liputan6.com-7 jam yang lalu Viral Aksi Bupati Lebak Iti Octavia Panjat Pohon Durian Foto Bupati Lebak Panjat Pohon Durian Viral, Ternyata Ada Cerita Ini Aksi-Aksi Bupati Lebak yang Viral di Media Sosial Setelah fenomena langka gerhana bulan dan supermoon, esoknya banyak bertebaran foto dan video gerhana bulan di media sosial, salah satunya ada yang viral. Ada satu video gerhana bulan yang menyita banyak perhatian netizen. Video itu tak hanya menunjukkan keindahan
Viral Foto Jokowi Jadi Makmum Shalat di Afghanistan, Ini Foto tersebut memperlihatkan Jokowi bersama Presiden Afghanistan Ashraf Ghani berada di saf makmum pertama. Adalah Ahmad Fawad Lami, penyiar TV VOA Afghanistan, yang pertama kali membagikan foto tersebut ke akun Twitter-nya, @fawadlameh. Foto itu lantas banyak dipertanyakan warganet. Penjelasan Jokowi, Fotonya Jadi Makmum di Afghanistan Viral Ia terpaksa diamankan oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) saat Presiden Joko Widodo menghadiri acara Dies Natalis ke-68 UI di Balairiung, Depok, Jumat (2/2/2018). Dikutip dari Kompas.com, staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi Saptopribowo membenarkan peristiwa Ia mengedit wajahnya sendiri ke foto-foto kami dan mengaku kepada 42 ribu followers-nya bahwa itu adalah gambar dirinya yang sedang menikmati gaya hidup kelas satu. Cek deh beberapa karya terbaiknya di sini, terima kasih

